Jumat, 15 Juni 2012

Latihan soal


I.            Pilih satu jawaban yan benar!
1.      Partikel terkecil dari sebuah unsur yang tidak dapat dibagi dengan reaksi kimia biasa dinamakan ….
A.    Atom
B.     Molekul
C.     Unsur
D.    elektron
2.      Di antara zat berikut partikelnya berupa atom adalah
A.    Kawat tembaga
B.     Gas hidrogen
C.     Uap air
D.    Garam dapur
3.      Terdapat suatu atom dengan data sebagai berikut : 13X27  .  Pernyataan berikut benar, kecuali…..
A.    Nomor massa atom X adalah27
B.     Jumlah proton atom X adalah 13
C.     Jumlah neutron atom X adalah 13
D.    Jumlah elektron atom X adalah 13
4.      Dua atom atau lebih yang sejenis ataupun berbeda jika bergabung akan membentuk …….
A.    Campuran
B.     Suspensi
C.     Larutan
D.    Molekul
5.      Kation terjadi karena suatu atom ….
A.    Mengalami penambahan suatu elektron
B.     Mengalami pelepasan elektron
C.     Saling berikatan dengan atom lain
D.    Mengalami penambahan neutron
6.      Perbedaan antara atom natrium (Na) dengan ion natrium (Na+) adalah ….
A.    Atom natrium mempunyai 1 elektron lebih benyak dari pada ion natrium
B.     Atom natrium mempunyai 1 proton lebih banyak dari pada ion natrium
C.     Ion natrium mempunyai 1 elektron lebih banyak dari pada atom natrium
D.    Ion natrium mempunyai 1 proton lebih banayak dari pada atom natrium
7.      Diketahui dua jenis atom yaitu 6X14 dan atom 7X15 maka pernyataan berikut yang paling benar tentang kedua jenis atom tersebut adalah …..
A.    Keduanya memiliki elektron yang sama
B.     Keduanya merupakan atom yang sama
C.     Keduanya memiki neutron yang sama
D.    Keduanya memili proton yang sama
8.      Pernyataan berikut merupakan ciri-ciri suatu molekul unsur, kecuali …….
A.    Pada molekul unsur logam terbentuk ikatan ion
B.     Terbentuknya karena terjadi pemakaian elektron secara bersama
C.     Hanya terdiri atas satu jenis atom
D.    Pada molekul unsur non logam terbentuk ikatan kovalen
9.      Jumlah muatan suatu ion tergantung pada …….
A.    Jumlah semua elektron
B.     Jumlah elektron terluarnya
C.     Jumlah semua partikel dalam inti atom
D.    Jumlah proton, neutron, dan elektron
10.  Partikel penyusun atom adalah proton, neutron, dan elektron, tetapi massa atom praktis ditentukan oleh massa proton dan massa neutron adalah ……
A.    Jumlah proton sama dengan jumlah elektron
B.     Massa sebuah proton sama dengan massa sebuah neutron
C.     Massa elektron sangat kecil dari pada massa proton dan neutron
D.    Elektron berada pada bagian luar atom


II.            Jawablah dengan singkat dan jelas!
1.      Lengkapi data berikut!
Lambang
Ion
Jumlah
proton
Jumlah
elektron
Jumlah
Neutron
26Fe56
…..
…..
…..
Cu
29
…..
34
Al27
…..
…..
14
S34
…..
16
…..

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KONSEP PARTIKEL


                       RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                                                  Nomor : 9
                                   
                        Jenjang Sekolah          : Sekolah Menengah Pertama
                        Mata Pelajaran            : IPA Terpadu
                        Kelas/Semester            : VIII / 1
                        Alokasi Waktu            : 2 x 40 menit



Standar Kompetensi 4
Menjelaskan Konsep Partikel Materi

Kompetensi Dasar
Menjelaskan konsep atom, ion, dan molekul


A.    Tujuan Pembelajaran
  1. Siswa dapat memahami konsep struktur atom
  2. Siswa dapat memahami perkembangan teori atom
  3. Siswa dapat mendefinisikan pengertian atom
  4. Siswa dapat memberikan contoh tentang atom
  5. Siswa dapat memahami konsep ion
  6. Siswa dapat memberikan contoh tentang kation dan anion
  7. Siswa dapat memahami konsep molekul
  8. Siswa dapat memberikan contoh tentang molekul
  9. Siswa dapat membedakan molekul unsur dengan molekul senyawa dengan menggunakan simbol
 
B.    Materi Pembelajaran
      Atom, ion dan molekul

C.    Metode Pembelajaran
1.     Pendekatan                  : Pendekatan kontekstual
2.     Metode                        : Diskusi-informasi
3.     Metode Pembelajaran  : Pembelajaran Kooperatif

D.    Langkah-langkah Pembelajaran
1.     Kegiatan Pendahuluan
a.      Motivasi
      Pernahkah kamu membayangkan jika kertas kita sobek terus-menerus
b.      Pengetahuan Prasarat
      Siswa telah memahami arti materi

2.     Kegiatan Inti
a.      Guru melakukan diskusi informasi kemudian siswa diminta untuk berdiskusi tentang atom, ion dan molekul
b.      Siswa dibagi menjadi 4-5 kelompok
c.      Masing-masing kelompok diberi soal-soal yang berhubungan agar dijawab
3.     Kegiatan Penutup
a.      Guru membimbing siswa untuk menarik kesimpulan dari hasil diskusi
b.      Guru memberi tugas rumah

E.     Kegiatan Pembelajaran
Diskusi-informsi di dalam kelas dilanjutkan mengerjakan soal-soal latihan
 
F.     Sumber Belajar
1.     Buku IPA terpadu: Eka Purjiyanta, S.Pd, dkk. 2007. IPA Terpadu untuk SMP Kelas VII. Jakarta : Erlangga
2.     Buku-buku Pelajaran yang relevan.

G.    Penilaian
Teknik                               : Tes Tertulis dan Tes Unjuk Kerja
Bentuk                               : Tes Uraian dan Isian
Instrumen Soal                  : Uji Kompetensi 9.1, 9.2,



                                                                                           ………………………., …………………..
Mengetahui,
Kepala Sekolah                                                                                  Guru Mata Pelajaran IPA




……………………..                                                                        Ade Agung Pangabekti
NIP. ……………….                                                                         NIP. ……………………







SILABUS IPA Konsep Partikel


Silabus


Sekolah                  : SMP ..............................
Kelas                      : VIII (Delapan)
Mata Pelajaran       :  IPA TERPADU

Standar Kompetensi. Menjelaskan konsep partikel materi.

Kompetensi Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk
Instrumen
Contoh Instrumen
Menjelaskan konsep atom, ion, dan molekul.

Atom, Ion, dan Molekul
-  Studi pustaka tentang atom, ion, dan molekul.


-  Mengidentifikasi contoh  materi yang terdiri atas ion-ion.
-  Mendefinisikan pengertian partikel materi (atom, ion, dan molekul).

-  Memberikan contoh  materi tertentu yang terdiri atas ion-ion.



Tes tertulis



Tes tertulis
Tes uraian



Tes PG
Deskripsikan pengertian  atom, ion, dan molekul.


Di bawah ini merupakan ion monoatomik, kecuali ....
a.  H+       c.  Ca2+
b.  Cl-      d.  OH-
2 x 40’
Buku IPA Terpadu untuk SMP Kelas VII. Jakarta : Erlangga
dan buku referensi yang relevan.






Membandingkan molekul unsur dan molekul senyawa.


Perbandingan Molekul Unsur dan Molekul Senyawa
-  Mengamati gambar perbedaan molekul unsur dengan molekul senyawa.



-  Studi pustaka contoh-contoh molekul sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
-  Menjelaskan dengan simbol perbedaan antara molekul unsur dan molekul senyawa.


-  Menunjukkan beberapa contoh  molekul sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Tes tertulis





Penugasan
Uraian





Tugas rumah
Kemukakan dengan menggunakan simbol perbedaan antara molekul unsur dan molekul senyawa.

Buatlah daftar contoh molekul sederhana yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

2 x 40’
Buku IPA Terpadu untuk SMP Kelas VII. Jakarta : Erlangga
dan buku referensi yang relevan.



........................,.........................
Mengetahui
Kepala SMP .................                                                                                            Guru Mata Pelajaran



.....................................                                                                                           Ade Agung Pangabekti
NIP.                                                                                                                         NIP.                

BAHAN AJAR KONSEP PARTIKEL


KONSEP PARTIKEL
Di kelas VII, kamu telah mempelajari adanya berbagai unsur atau materi dalam kehidupan sehari-hari. Bagian terkecil dari sebuah materi dinamakan partikel materi. Partikel materi dapat berupa atom, ion, dan molekul.

A.    ATOM
Jika suatu unsur, misalnya sepotong besi dipotong menjadi dua dan potongan tersebut dipotong lagi secara terus-menerus, maka akan diperoleh partikel besi terkecil yang masih mempunyai sifat yang sama seperti sebelum besi tersebut dipotong. Partikel-partikel tersebut dinamakan atom besi. Jadi, unsur besi tersusun dari atom besi. Unsur lain, misalnya emas, juga tersusun dari atom-atom emas. Atom penyusun emas mempunyai sifat yang berbeda dengan atom penyusun besi.
Kata atom berasal dari kata Yunani atomos yang berarti tidakdapat dibagi-bagi lagi. Pengertian atom sebagai partikel terkecil suatu zat yang tidak dapat dipecah lagi, pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli filsafat Yunani Leukippos dan Deumokritus yang hidup pada abad ke-4 sebelum Masehi (400 – 370 SM). Pada masa itu terdapat pendapat lain yang dikemukakan oleh Aristoteles (384 – 332 SM) bahwa materi dapat dibagi terus-menerus tanpa batas. Pada saat itu pendapat Aristoteles lebih banyak mendapat dukungan sedangkan pendapat Leukippos dan Deumokritus semakin dilupakan.
Namun pada abad ke-18 ternyata banyak ahli kimia yang dapat menerima pendapat Leukippos dan Deumokritus. Pada tahun 1803, John Dalton (1766 – 1844), seorang gurusekolah dari Inggris yang ahli dalam bidang fisika dan kimia, mengajukan pendapat bahwa materi terdiri atas atom-atom.
Postulat yang dikemukakan Dalton dapat disimpulkan sebagai berikut.
1.      Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi dengan reaksi kimia biasa.
2.      Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil. Suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda dengan unsur yang lain.
3.      Atom tidak dapat dipecah lagi menjadi partikel yang lebih kecil dengan sifat yang sama.
4.      Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya  air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen.
5.      Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Postulat Dalton menggambarkan bahwa atom merupakan bola pejal seperti bola tolak peluru yang sangat kecil. Pendapat Dalton mengenai atom ini kemudian disempurnakan oleh ahli-ahli yang lain seperti J.J. Thomson, Rutherford, Niels Bohr, dan Louis de Broglie. Di SMA kamu akan mempelajari model atom yang dikemukakan oleh ahli-ahli tersebut.
Menjelang abad ke-19, diketahui bahwa atom bukanlah partikel yang tidak dapat dibagi-bagi lagi karena mengandung sejumlah partikel subatomik yaitu elektron, proton, dan netron. Nah, agar kamu memahaminya, pelajarilah uraian partikel penyusun atom berikut ini.
a.       Elektron
Jika kamu mempunyai televisi tabung (CRT atau  Cathode Ray Tube) di rumah, pesawat televisi itu menggunakan tabung sinar katoda untuk menghasilkan gambar. Setiap gambar dibentuk oleh titik-titik sinar katoda yang menumbuk layar televisi. Oleh karena sinar katoda dipancarkan terus-menerus dan ditata sedemikian rupa, kamu dapat melihatnya sebagai sebuah gambar yang utuh dan bergerak.
Sinar katoda merupakan elektron seperti yang ditemukan oleh Plucker (1859) dan diteliti oleh Hittorf (1869) dan William Crookes (1879 – 1885). Sinar katoda bergerak lurus dengan kecepatan tinggi dan dapat menimbulkan bayangan di layar CRT. John Thomson (1897) melanjutkan eksperimen dengan meneliti pengaruh medan listrik dan medan magnet dalam tabung sinar katoda. Ternyata sinar ini dapat dibelokkan oleh medan magnet dan medan listrik. Hasil percobaannya membuktikan bahwa elektron dalam suatu atom bermuatan negatif karena dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik.
b.      Proton
Ditemukannya elektron menimbulkan pertanyaan baru mengenai susunan atom. Elektron merupakan penyusun atom yang bermuatan negatif, padahal atom bermuatan netral. Bagaimana mungkin atom bisa bersifat netral jika hanya ada elektron saja dalam atom? Maka timbul pemikiran akan adanya partikel lain di dalam atom. Goldstein (1886) dan Wien melakukan penelitian menggunakan tabung CRT yang didesain ulang dengan hati-hati. Melalui pengamatan yang cermat, beliau berhasil menemukan adanya partikel positif yang arahnya berbeda dengan arah gerak sinar katoda yang disebut sinar terusan atau sinar kanal. Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa partikel tersebut merupakan bagian dari atom yang disebut dengan proton.
c.       Inti atom
Setelah penemuan proton dan elektron, Ernest Rutherford melakukan penelitian lebih lanjut mengenai atom. Dalam percobaannya, beliau menggunakan lempengan emas yang sangat tipis dan disinari dengan sinar alfa, yaitu sinar yang dipancarkan oleh zat radioaktif. Jika atom terdiri dari partikel yang bermuatan positif dan negatif maka sinar alfa yang ditembakkan tidak ada yang diteruskan atau menembus lempeng emas. Namun kenyataannya, sebagian besar sinar alfa justru dapat menembus lempeng emas. Jadi, proton dan elektron tidak tersusun secara rapat atau terdapat banyak rongga kosong di dalam atom.
Dari hasil percobaan ini, Rutherford dapat menduga bagaimana susunan sebuah atom. Beliau menyatakan hipotesanya bahwa atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang bermuatan negatif. Muatan negatif elektron dapat mengimbangi muatan positif inti atom, sehinga atom bersifat netral.
Ketika dilakukan penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa massa inti atom tidak seimbang dengan massa proton yang ada dalam inti atom. Jadi diprediksi bahwa masih ada partikel lain dalam inti atom selain proton
d.      Neutron
Seperti di jelaskan di atas, Rutherford (1920) meramalkan bahwa kemungkinan besar di dalam inti atom terdapat partikel lain yang tidak bermuatan. Akan tetapi karena muatannya netral, partikel ini menjadi sukar dideteksi. Ramalan ini terbukti benar ketika tahun 1932 James Chadwick dapat menemukan neutron.



Dengan demikian maka partikel elektron, proton, dan neu-tron merupakan penyusun dasar suatu materi. Perhatikan gambaran sebuah model atom di bawah ini

e.       Nomor Atom dan Nomor Massa
Suatu atom memiliki sifat dan massa yang khas, yang membedakan satu atom dengan atom yang lain. Jumlah pro-ton dan neutron dalam inti atom saling berhubungan dan biasanya jumlahnya sama. Massa proton dan neutron juga hampir sama, dan jumlah keduanya hampir sama dengan massa atom. Sedangkan massa elektron sangat kecil sehingga tidak banyak menyumbang massa atom secara keseluruhan.

1)      Nomor Atom (Z)
Jumlah proton dalam suatu atom disebut nomor atom yang diberikan lambang Z. Nomor atom ini merupakan ciri khas suatu unsur. Oleh karena atom bersifat netral maka jumlah pro-ton sama dengan jumlah elektronnya. Jadi nomor atom juga menunjukan jumlah elektron. Nomor atom ditulis agak ke bawah sebelum lambang unsur. Contoh: atom oksigen mempunyai 8 proton dan 8 elektron, sehingga nomor atom oksigen adalah 8.
2)      Nomor Massa (A)
Seperti diuraikan sebelumnya massa elektron sangat kecil, dianggap nol. Oleh karena itu massa atom ditentukan oleh massa inti atom yaitu proton dan neutron. Jumlah dari massa proton dan neutron disebut  nomor massa yang besarnya hampir sama dengan massa atom. Contoh: atom oksigen mempunyai nomor atom 8 dan nomor massa 16, sehingga atom oksigen mengandung 8 proton dan 8 neutron.
Nomor massa (A) = Jumlah proton + Jumlah neutron
atau
Jumlah neutron = Nomor massa – Nomor atom



Penulisan lambang atom unsur menyertakan nomor atom dan nomor massa adalah sebagai berikut.

Keterangan:
X = lambang atom
A = nomor massa
Z = nomor atom
Contoh:   atau  11Na23 menunjukkan bahwa atom natrium mempunyai nomor atom = 11 dan nomor massa = 23.

B.     ION
Pada uraian sebelumnya kamu telah memahami bahwa atom terdiri atas proton (muatan positif) dan elektron (muatan negatif). Elektron dapat meninggalkan atom dan atom dapat menerima elektron. Hal ini disebabkan beberapa faktor, antara lain pemanasan, adanya medan magnet dan medan listrik.
Sebuah atom dikatakan netral jika jumlah proton sama dengan jumlah elektron. Jika suatu atom netral menangkap elektron, maka jumlah elektronnya akan menjadi lebih banyak dibandingkan dengan jumlah protonnya. Atom yang menangkap elektron ini dikatakan atom yang bermuatan negatif. Sebaliknya, jika suatu atom  netral melepaskan elektron, maka jumlah protonnya akan menjadi lebih banyak dibandingkan dengan jumlah elektronnya. Atom yang melepaskan elektron ini dikatakan  bermuatan positif. Atom yang bermuatan inilah yang dinamakan  ion. Ion positif dinamakan kation  dan ion negatif dinamakan  anion. Ion merupakan atom atau gugus atom yang menerima atau melepas elektron. Peristiwa terlepasnya atau masuknya ion disebut  ionisasi. Ion ditemukan pertama kali oleh fisikawan Jerman,  Julius Elster dan  Hans Friedrich Geitel  pada tahun 1899.
Beberapa molekul dapat terbentuk melalui ikatan ion. Sebelum berikatan, atom-atom membentuk ion-ion terlebih dahulu. Misalnya, NaCl dapat dibentuk dari atom Na dan Cl. Atom Na akan membentuk ion Na+ sebagai kation dan atom Cl membentuk ion Cl¯ sebagai anion.
Bagaimanakah pembentukan ion natrium dan ion klorida? Atom natrium (Na) memiliki 11 proton dan 11  elektron. Atom natrium melepaskan 1 elektron sehingga atom natrium kekurangan elektron atau kelebihan proton. Oleh karena itu atom natrium berubah menjadi ion natrium (Na+).
Atom klor (Cl) memiliki 17 proton dan 17 elektron. Atom Cl menerima 1 elektron sehingga atom Cl kelebihan elektron atau membentuk ion klorida (Cl). Ion Na+ dan ion Cl¯ ini berikatan membentuk senyawa NaCl dengan reaksi seperti berikut.
Na+ + Cl¯      NaCl
Senyawa yang terbentuk dari ion positif dan ion negatif dinamakan senyawa ionik. Dapatkah kamu memberikan contoh senyawa ionik lainnya?
Berikut ini beberapa contoh senyawa ionik.
a)      Kalsium karbonat (CaCO3) terbentuk dari ion Ca2+ dan ion CO32-.
b)      Tembaga sulfat (CuSO4) terbentuk dari ion Cu2+ dan SO42-.
c)      Amonium sulfat ((NH4)2SO4) terbentuk dari ion NH4+ dan ion SO42-.
Apakah semua zat dapat menghasilkan ion? Ternyata tidak. Bila gula dilarutkan dalam air, molekul-molekul gula tersebut tidak terurai menjadi ion tetapi hanya melarut. Senyawa seperti ini dinamakan  senyawa molekul.

C.    MOLEKUL
Apakah yang dimaksud dengan molekul?  Molekul  adalah bagian terkecil dan tidak terpecah dari suatu senyawa kimia murni yang masih mempertahankan sifat kimia dan fisika yang unik. Suatu molekul terdiri dari dua atau lebih atom yang terikat satu sama lain. Sebagai contoh, molekul air merupakan kombinasi dari 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen.